Ketika sang pengusap airmata telah menitikkan airmatanya sendiri
itu adalah aku ,,,,,,,
dan dimasa ini-airmatanya membaur pada airmataku..........
"tak ada niatku untuk beranjak dari sisimu wahai bungaku"
temaram cahaya disini menambahkan kedukaan ku,,seakan berkata pilar2 kehidupanku telah meruntuh saat ini
sandaran ku,,belahan jiwaku,,tempat aku menahan segala tangis tawa ku---
telah tak berdaya tak bisa berbuat apa2 selain dirinya sendiri
dan aku sedang berdiri sendiri dg kaki2 ku yang bergetar seolah membuatku sadar...
inilah saat nya aku mulai menjadi penumpunya,,,,menopang kesendiriannya pada sakit2nya
diatas bahu kecilku
yang aku tahu dirinya selalu menyejukkan hatiku,,yang aku tahu dirinya selalu ada saat ku membutuhkan,,selalu ada saatku rapuh...
itu adalah aku ,,,,,,,
dan dimasa ini-airmatanya membaur pada airmataku..........
"tak ada niatku untuk beranjak dari sisimu wahai bungaku"
temaram cahaya disini menambahkan kedukaan ku,,seakan berkata pilar2 kehidupanku telah meruntuh saat ini
sandaran ku,,belahan jiwaku,,tempat aku menahan segala tangis tawa ku---
telah tak berdaya tak bisa berbuat apa2 selain dirinya sendiri
dan aku sedang berdiri sendiri dg kaki2 ku yang bergetar seolah membuatku sadar...
inilah saat nya aku mulai menjadi penumpunya,,,,menopang kesendiriannya pada sakit2nya
diatas bahu kecilku
yang aku tahu dirinya selalu menyejukkan hatiku,,yang aku tahu dirinya selalu ada saat ku membutuhkan,,selalu ada saatku rapuh...