Senja, aku suka senja dalam kata ..
senja meredup ditelan gelap diufuk barat.
masih tetap belum bertemu teman dalam sepi hati, meski aku tau.. raga dan jiwa sebetulnya telah termiliki oleh satu atas nama cinta dan pria!!
dan aku sangat mencintai dirinya, satu hal yang masih membuatku terasa begitu sepi di hati ,,
belum kurasakan bahwa aku sedang dicintainya, setidaknya sama seperti dulu ketika dia mengejarku.
mungkin dia memang mencintaiku sekarang, tapi cintanya tidak sebesar porsi yang aku berikan kepada dia. dan aku tidak tau sehebat yg belum mampu kubayangkankah? ataukah setipis yang tidak pernah kutahu, hingga beberapa saat menghilang seperti kabut? (begitukah cintanya?)
ini anugerah, sebuah cinta disatukan dalam ikatan suci yang sakral. bersyukur berulang dalam sujud dan tangis haru bahagia..
bahkan kalimat syukurpun masih belum puas untuk mewakili besarnya rasa terimakasihku padaNya
setiap kupejamkan mata ditengah malam hening, aku menatapnya terlentang dibalik selimut tebal, berasa tidak percaya bahwa aku berada disampingnya..
saat sepertiga malam kuterjaga memunajat padaNya, aku sudah berada dishof belakang dia..
dan setiap aku membuka mata keesokan hari, sesosoknyalah yang pertama kali aku dapatkan didekatku.
saat-saat bersamanya, beradu dalam tawa canda berlingkaran kemesraan yang penuh kasih dan sayang. dan ketika telah tiba perpisahan saat aku dan dia bergelut dalam hari-hari aktifitas duniawi..
aku dan hatiku, aku dan pikiranku..
terbelenggu keresahan yang membuncah melebihi dahsyatnya muara air mengalir di penjuru lautan..
beberapa pikiran kelam telah memaksaku untuk menjadikanku berada di tepian galau, di poros kekawatiran, dan berputar-putar di labirin kosong yang bernama kekalutan batin, merasakan getir yang teramat sangat, kalau-kalau keberubahan dan serangan dingin meledak dari tatapan matanya, dari mulutnya yang seakan menjadi bombardir disiang dan malamku. . .
bahkan diriku.. tidak sanggup menebak dan menerka seberapa besar perasaanya untuk terpaksa dan memaksakan diri untuk menerimaku menjadi teman hidupnya..
jika harus ada hati yang terluka, bairlah sudha cukup diriku dan hatiku saja..
malam berganti fajar menjelang, senja menepis menutup gelombang kegelapan kembali.. sebisa mungkin aku tetap persembahkan segala yang terbaik dan terindah untuk dia...
tak ingin kusakitinya walau secuil kukupun!
berharap segala yang kulakukan adalah karena dia meridhoiku, sebab dia pria satu-satunya yang wajib untuk kucintai dan sudah tak ada alasan lagi untuk tidak kucinta dan kusayangi dia dengan ikhlas dan apa adanya. . .
mengenal arti kecil sesosok Penyair adalah orang yang tidak bahagia,karena betapa pun tinggi jiwa mereka,mereka tetap diselubungi airmata.dan mengemukakan sebuah puisi sendu dalam alunan bunga bakung.Ia adalah lagu yang muncul daripada luka yang berdarah atau mulut yang tersenyum.
Sabtu, 25 Juni 2011
Selasa, 07 Juni 2011
untitled
god gave me a sense of love for you. without my knowing it, has been so deep. I often say, "god, do not torment me with my own feelings" but it turns out god gives me a feeling increasingly more and more. I am grateful, because this feeling never existed before. even number of mathematical symbols can not represent the percentage of sense in my heart
Langganan:
Komentar (Atom)
menemukanmu dalam terlambat
Sudahlah Virgo Aku sudah keliru, Aku tak mau dugaanku menjadi salahpaham, menanggapi ucapanmu yg semestinya hanyalah ilusi untuk ku....
-
Setelah sekian banyak ngeposting artikel-artikel psikologi , saya hampir kelupaan menuliskan apa itu psikologi, ilmu apa sih psikologi? Ap...
-
Bila cintaku memilihmu Aku tau itu bukan pilihanku Tapi pilihan-Nya Bila cintaku memilihmu Itu bukan karena cintaku padamu Tapi karen...