Jumat, 10 April 2009

malam diam

Malam ini masih terbungkam

Dari detik-detik setiap pekan

Bukan cinta yang kucipta, bukan hati ingin memiliki

Jantung siang menjulang tenggelam

Pada dada malam , Lalu..

Fajar menjemput meninggalkan gelap

Hingga senja melembayung pada sudut cakrawala

Dia adalah bernama Pria dewasa

Dia masih berdiri, berlari, dan berputar menari-nari

Dengan filosof-filosof jiwa yang berkarat erat

Kemudian aku terduduk lunglai pada jiwa

Yang menganga..

Hampa,,

Masih diam menunggu jawaban alam

Masih hening mencari sosok, siapa dia?

Dan apa arti keberadaanya..

Dimuka bumi yang penuh ilusi ini……..

Tidak ada komentar:

menemukanmu dalam terlambat

Sudahlah Virgo Aku sudah keliru, Aku tak mau dugaanku menjadi salahpaham, menanggapi ucapanmu yg semestinya hanyalah ilusi untuk ku....