Kamis, 18 September 2008

diary umi ♥2006

♥♥ Engkaulah getar pertama yang meruntuhkan gerbang tak berujungku mengenal hidup

♥♥ Engkaulah tetes embun pertama yang menyesatkan dahagaku dalam cinta tak bermuara

♥♥ Engkaulah matahari firdausku yang menyinari kata pertama dicakrawala aksara


Kau hadir dg ketiadaan

Sederhana dalam ketidakmengertian

Gerakmu tiada pasti .Namun,,,,,,

Aku terus disini mencintaimu

Entah kenapa,,,,,,,,


Kembalilah kepuri ini

Satu semesta mungil yang mampu melumat bumi

Kalau aku mau membentangkannya

Inilah nirwana yang mampu menampung perasaaan kita

Bumi punya langit sebagai jendela terhadap galaksi maha luas

Yang berjaya dalam misteri

Jendelamu adalah caarik-carik kertas

Berisi daftar pertanyaan tentang……

Dunia yang tak habis dimengerti

Bumi menggetarkan nyali dengan palung-palung Dalam

Aku hanya punya beberapa piringan hitam Laut pribadiku yang didalamnya

Selalu ada kamu,dan kamu lagi

Samudera kata terbelit musik dan diudarai kenangan

Didalamnya aku bisa berenang selama ikan

Bumi adalah sebuah kumparan besar yang melingkarkan semua makhluk dalam

Kefanaannya-

Melingkarkan engkau dan aku.



Kemana lagi hadir bayangmu

Hampa hati ini kau biarkan tak terisi oleh apa dan siapa..

Aku mencari pada siang menjulang,,

Aku mencari pada malam yg sunyi

Diamku terpaku bisu

Menggeparkan sayap-syap patahku..

Ingin ku terbang gapai sesuatu

Yang menderu pada dasar hati

Ruang jiwaku kosong,,hanya kudapat cabikan-cabikan kecil menyeparuh

Pada dinidng-dinding kalbu yang mulai membiru

Tak ada lagi harapan,

Tak ada lagi sandaran,

Aku mulai lelah dengan keheningan Yang kutunggu,,

dan keramaian dunia membuatku semakin merasa sepi

Hanya Tanya menggemakan seisi jiwa yang haus kasih

Akankah aku mampu berada dalam keramaian itu bersama

dengan sesuatu apa yang ku nanti??

aku takut menghadapi semak-semak belukar menghadang

perjalanan yang berliku ini

meski keraguan mulai menggetarkan perasaan

masih diam dan sedikit berjalan mencri-cari bunga kasihku

hingga bayangmu menawarkan senyum tulus pada mata sayuku

kubertahan semampuku,,sebisaku,,

tetap menunggu,diam tak memandang&mencium wangi bunga yang lain

hingga raguku telah hancur terganti segumpal rasa percayaku dan

aku akan berada disisi ranjang dg kelambu merah jambu

menunggu kasihmu..

tak peduli hingga sepi merayap dg rindu mengharu biru……



Tidak ada komentar:

menemukanmu dalam terlambat

Sudahlah Virgo Aku sudah keliru, Aku tak mau dugaanku menjadi salahpaham, menanggapi ucapanmu yg semestinya hanyalah ilusi untuk ku....