Senin, 25 Mei 2009

╣ cinta terlarang ╣

Awan berarak menutup mentari pagi ini

Dalam satu hal yang tak pernah dimengerti pasti..

Aku tak ingin mendengarkannya, aku tak

Berharap melihatnya..

Aku ingin berbalik arah.. berlari dan terus berlari

Tapi.. apakah aku seolah menjadi gadis layaknya sedang berpura-pura tuli?

Semua sekelilingku diam, semuanya tampak menjadi nanar,

Dan disudut kepingan hati ada luka yang mengering..

Masih berbekas,

Bukan dia yang melukai, bukan sesiapun yang menggores

Hanya waktu, dan sang alam menjadikannya indah dalam luka..

Aku membisu, Dia makin diam membatu..bagai patung putih yang terguyur air hujan

Sampai kapan begini?

Lagi-lagi Tanya itu, membosankan sisi gelap hatiku

Aku tauuu,,

Aku tak bisa berharap maju walau hanya selangkah dalam detik sisa hidupku

Dan akupun sangat tauuu,,

Akupun tak mampu mundur walau hanya sejengkal untuk beberapa saat

Cahaya malam kini berpendar

Seiring denyut nadiku yang melemah, sebanding detak jantungku yang mulai tak terdengar mengiramakan suara-suara namanya..

Biar saja, aku kemasi segala perkakasnya

seulas senyum dan sebingkai muka yang sebengis kematian ..

Aku bergegas ambil langkah sendu, membuang segala sesuatu

yang porakporanda,

dalam tepian hati suram kubuang makna arti cinta terlarang ….

Biarkan, biarkan saja tertelan samudera waktu yang mengering

Hingga aku berjalan, tertunduk lemas, menatap bingar pada cakrawala hampa,

Bahwa aku gagal untuk memulai,,

lalu bagaimana mungkin dapat aku akhiri…………..

Tidak ada komentar:

menemukanmu dalam terlambat

Sudahlah Virgo Aku sudah keliru, Aku tak mau dugaanku menjadi salahpaham, menanggapi ucapanmu yg semestinya hanyalah ilusi untuk ku....