Senin, 01 Juni 2009

sayap berdarah

Selalu meberi asa pada ruang hati

memburu dengan kalimat ingin mendekat

penuh karena sesak yang berdesak

dalan pikiran melayang tak menentu


satu demi satu bertaburan mencoba

meraih suatu yang tak harus teraih

malam terdiam hanya selalu berangan

dan tak pernah berharap secuil

tuk mengerti rasa dan asa ini


berjalan terus tak terhenti

telesuri jejak-jejak malam

yang sarat oleh kemunafikan

memastikan semua ini hanya sesaat

kemudian berakhirlah sebuah permainan


kemudian,, ia terbang dengan sayap-sayap memerah

menempel bunga-bunga lili pada tepian sayap berdarah

dan dengan tak terlihat mencoba menerobos

celah hati yang tersembunyi


kala gundah mendayung makna nyata..

disitu tetaplah satu cinta yang tertata

dan kepadanya satu asa tuk mendekatkan satu pemuda..

Tidak ada komentar:

menemukanmu dalam terlambat

Sudahlah Virgo Aku sudah keliru, Aku tak mau dugaanku menjadi salahpaham, menanggapi ucapanmu yg semestinya hanyalah ilusi untuk ku....