Jumat, 28 Januari 2011

bah bah bah !!!

Aarrgghh, aku tidak tau apakah aku harus bahagia atau melulu merasa sedih.
tapi yang pasti aku mengumpat dalam hati. yaa, mengumpat dalam hati tanpa ekspresi!!

Astga, baru kali ini aku seperti merasa direndahkan, dihina, dan kalau aku boleh jujur di sini, aku.. sakit hati dengan kejadian itu.
sejak kecil, sejak aku masih duduk di bangku TK, lalu SD hingga SMP dan kemudian aku SMU, aku tidak pernah merasa seperti ditolak seperti ini, aku dulu selalu dielu-elukan, lantaran memang aku mampu! dan sampai sekarangpun aku merasa masih demikian, aku tentu taulah mana yang tidak dapat aku mengeti dan mana yang bisa aku pahami.
hah! aku merasa terinjak, aku diremehkan benar!!

padahal dulu, aku ketika menarik diri dan keluar dari lingkungan, aku tidak mendapat ijin, karena mereka menyayangkan keberadaanku yang akan pergi dan hilang. sebab aku sebetulnya sanggup mengatasi, aku mampu menjalani yang sudah mereka beri.
dan ini adalah catatan aku baru sekali ini dalam seumur hidupku merasa harga diriku terinjak.
aku tau, sebetulnya tidak menyukaiku, entah darimana bisa begitu, aku tidak tau hal itu. tapi firasatku berkata demikian, sejak awal memang sudah tidak welcome kepadaku. jadi, dengan cara bagaimanapun juga aku tetap diberikan penilaian yang sangat rendah dari kemampuanku.
meskipun orang-orang berkata aku cukup pintar, aku tidak merasa demikian...
aku tidak pintar. aku tidak MERASA PINTAR!!! aku tau itu Tuan, Nyonya,, tapi sejak kecil aku selalu berusaha mengasah untuk PINTAR MERASA, itu saja. agar aku dapat berbagi dengan sesama, agar aku dapat pintar merasa kondisi sekelilingku, agar aku selalu pintar merasa untuk bersimpati terhadap kejadian-kejadian.

penilaian untukku yang diberikan ini cukup membuat aku terpukul. karena aku tau, aku tidak seburuk itu!
Tuhan, jangan pergi dan pura-pura tidak mendengar ocehanku..
aku mendekatmu selalu, maka janganlah pergi, Tuhan. aku ingin merasa nyaman berada dalam belaianMu. karena cuma engkau yang aku punya, untuk sangat mengerti aku.
katakan padaku Tuhan, bolehkah aku kembali merasakan betapa hal-hal dulu cukup membuatku merasa bahwa keberadaanku dianggap, kemampuanku diakui??
jika aku tak boleh begitu, yasudah Tuhan, biarkan aku mengenang saja betapa berharganya masa laluku, masa ketika aku masih belajar untuk mencoret, menggambar, menulis dan mengaji. masa ketika aku mulai belajar menghitung, bernyanyi, lebih dari itu masa ketika aku mulai memahami, menghafal dan berkompeten. dan pada akhirnya aku berhasil!! masa-masa itu...
bukan sekarang, lebih-lebih ketika aku merasa ditampar oleh penilaian tentang ku yang begitu rendahnya. . .
Bah !!

Tidak ada komentar:

menemukanmu dalam terlambat

Sudahlah Virgo Aku sudah keliru, Aku tak mau dugaanku menjadi salahpaham, menanggapi ucapanmu yg semestinya hanyalah ilusi untuk ku....