"Rudimentale"
istilah italiano yang mampu terucap lirih di ujung bibir, lebih tepat menyerupai sekecap desahan..
rudimentale..
kata yang pantas diucapkan seiring hilangnya tenaga dan daya.
Lunglai..
istilah italiano yang mampu terucap lirih di ujung bibir, lebih tepat menyerupai sekecap desahan..
rudimentale..
kata yang pantas diucapkan seiring hilangnya tenaga dan daya.
Lunglai..
_________________----------------^^^^^^^^^^$%%%%%%%%%%%%_________________________________________
aku tau sesuatu hal yang tidak diberitahukan padaku. bukan masalah besar bagiku. namun, lebih merasa seperti tak dianggap ada. KECEWA!!
kedua kaki yang siap melangkah melaju dengan pesatnya, tiba-tiba berhenti sesaat, merenung sejenak, sesekali dayung terhempas tak dihiraukan. menjadikan bahtera berputar-putar diporos yang sama
jari-jari menghimpit menyatu, dengan penuh harap hangat kan mengusir dingin yang merayap. sekelilingku bersorak tak sedikit bertepuk tangan sorai penuh keriuhan dengan tawa-tawa bahagia, lebih tepatnya menyamai hari-hari ku yang akan memulai dengan bahagia (amiin)
itu adalah penilaian mereka melewati kedua mata, itu adalah pendengaran mereka melalui kedua telinga, dan itu adalah penciuman mereka tentang harum bungaku yang mereka hirup melalui kedua lubang hidungnya.
sayang, mereka tak punya satu hati untuk dapat merasakan .. bahwa saat ini,
Rudimentale . . . . . .
Tidak ada komentar:
Posting Komentar