Tiba-tiba aku tak kuasa ingin segera hariku berlalu. menemui akhir bulan September...
Lagu-lagu sendu terus mendayu, menggelegarkan di penjuru cakrawal
melodi rindu bergema dalam nyanyian sunyi didalam jiwaku.
satu hari berlalu,
waktu mati di ujung malamku yang hening
aku terus menghitung sisa masa yang akan begitu berat kulalui
aku tak mampu siangku habis dalam sepi, bergantung pada sore,
lalu ketika malam mulai menyambut,
aku tak menemukanmu disampingku...
hanya diam dan anganku yang mencoba menepis rindu...
rindu yang tertahan di ujung malam,
rindu yang tertekan di dasar kalbu,
rindu yang menggelembung di sudut ekor mata, dan..
rindu yang membuncah setiap detiknya
cintaku terlalu dalam, sedalam tetes airmataku yang meluap tumpah hingga merasuk kedasar hati
selamanya, tak pernah ada yang kurindukan, selain kerinduan yang hebat memaku rapat namamu...
NY. Rizki K
Tidak ada komentar:
Posting Komentar