Memaparkan jauh kedepan
dari sebuah kesombongan yang bertengger angkuh
merenggut kebahagiaan
kian lama didamba tak kunjung jua
telah kutemukan dengan telak menyingkirkan
perasaan yang bagai batu tak hancur telah dikoyak
dan semakin terdalam jiwa
kau arungi tertusuk penuh onak
juga duri bermawar...
kala relung-relung hatiku mulai punah
letih tak berdaya
semua berlalu termakan waktu dan..
keagungan maafmu lepaskan durjana
dalam mata hatiku yang meringis-ringis pedih
sedih....
hanya tersisa simpananserpihan-serpihan dari
separuh kepercayaan!
Terbekas goresan luka kau cipta kau menyirna
mencoba berucap dengan kata-kata cinta
mencoba melupa rasa rasaku, dan biarkan
semua pergi,hilang tak berarti..
seiring dengan jalannya waktu yang begulir
mendekap erat penuh harap
mengisi keindahan tanpa curiga yang hilangkan getir-getir tak pasti
semua terjawab nyata dalam ucapmu, lakumu, tatapan bola mata jernihmu..
akupun yang telah menempati ruang kosong
relung-relung hatimu yang memastikan kan jadi selir hati itu!
Lalu dengan apa aku akan mengisi asamu?
Tanpa harus sirna perasaan tulusku..?!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar