Kau datang tanpa rencana
Hanya berujar nama dan menebar sejuta pesona
Kau memutuskan sekedar lewat
Tanpa sempat singgah walau sesaat
Lalu kau menabur benih-benih cinta dan
Kau sirami
Setelah tumbuh, kau memetik kuntum-kuntumnya
Kemudian kau menyebarnya memenuhi setiap sudut hatiku yang hampa
Kau melambungkan aku dengan aroma bunga itu
Lalu kau pergi,,
Tentunya meninggalkan rimbunan sampah kembang yang masih tercecer
Di sisi-sisi hatiku yang membeku, kaku..
Ketika aku tersadar rupanya aku teraniaya sepi,
Terbungkam dengan pakaian pengantin kain satin
Diantara bunga-bunga itu,,
Ku tatap sekelilingku, tak ada sesiapa
Bahkan pengantin pria..Tiada..!!
Lagi-lagi hanya sampah bunga
Itu saja!!!!!!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar