Rabu, 15 Juli 2009

telaga jiwa sunyi

Menyibak tirai dari seuntai ilusi

Berisi prahara terpendam pada kisah klasik

Gemuruh hati kian meronta

Kian berteriak dalam diam telaga jiwa sunyi

Ini taman langit,

Memberi asa membuang nestapa

Bukan ilusi tak berarti

Menyendiri dalam ramai--- dan..

Berteriak berjingkrak dalam sepi,

Hanya bertahta pada romansa bulan purnama

Membiarkan bergulir dengan waktu

Lalu bisu…..

Terendam masih mekungkungkan sukma

Di persada jiwa menyelubung kidung bernada ngilu

Lalu bergerak….

Penat ingin melihat, bosan dengan diam

Ketidaksadaran mengubah setapak di jejak malam kelam

Dan beringsut pada tepian pantai..

Masih berdiri mencari makna cinta—

Tak berarti, ditengah bayang-bayang misteri!!

Tidak ada komentar:

menemukanmu dalam terlambat

Sudahlah Virgo Aku sudah keliru, Aku tak mau dugaanku menjadi salahpaham, menanggapi ucapanmu yg semestinya hanyalah ilusi untuk ku....